Skip to content

Morfologi Tanaman Kedondong (Spondias dulcis Forst.)

January 3, 2013

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Kedondong ini merupakan tanaman buah yang umumnya banyak sekali terdapat di seluruh daerah tropic dan termasuk ke dalam Angiospermae. Biasanya dalam bahasa Inggris orang sering menyebutnya dengan ambarella, otaheite apple, atau great hog plum. Dalam setiap Negara maupun daerah, nama buah ini berbeda-beda seperti di Asia Tenggara biasa disebut : kedondong (Indonesia & Malaysia), hevi (Filipina), gway (Myanmar), mokah (Kamboja), kook kvaan (Laos), makak farang (Thailand), dan co’c (Vietnam). Selain itu kedondong juga disebut Kadondong (Sunda), Kedondong (Jawa), Kedundung (Madura), Kacemcem (Bali), Inci (Bima,NTT), Karunrung (Makasar), dan Dau kaci (Bugis) (Yustine,2012).

Kedondong bangkok merupakan jenis unggul yang biasa ditanam para petani. Selain jenis ini jenis kedondong unggul lainnya adalah kedondong kendeng dan kedondong karimunjawa. Saat ini sudah banyak budidaya tanaman kedondong bangkok untuk dijadikan tanaman buah dalam pot (IPB,2011).

 

1.2  Rumusan Masalah

1.2.1        Bagaimana habitus tanaman kedondong?

1.2.2        Apa jenis akar tanaman kedondong?

1.2.3        Bagaimana bentuk batang tanaman kedondong?

1.2.4        Bagaimana morfologi daun pada tanaman kedondong?

1.2.5        Bagaimana bentuk bunga tanaman kedondong?

1.2.6        Bagaimana morfologi buah kedondong?

1.2.7        Bagaimana morfologi biji dari buah kedondong?

1.2.8        Apa manfaat tanaman kedondong?

 

1.3  Tujuan

1.3.1        Mengerti habitus tanaman kedondong.

1.3.2        Mengerti jenis akar tanaman kedondong.

1.3.3        Mengerti bentuk batang tanaman kedondong.

1.3.4        Mengerti morfologi daun pada tanaman kedondong.

1.3.5        Mengerti bentuk bunga tanaman kedondong.

1.3.6        Mengerti morfologi buah kedondong.

1.3.7        Mengerti morfologi biji dari buah kedondong.

1.3.8        Mengerti manfaat tanaman kedondong.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB 2

MORFOLOGI TANAMAN KEDONDONG

2.1  Habitus

Kedondong ini merupakan tanaman buah yang umumnya banyak sekali terdapat di seluruh daerah tropic dan termasuk ke dalam Angiospermae. Klasifikasi tanaman kedondong menurut Plantamor (2012) :

Kingdom         : Plantae

Subkingdom    : Tracheobionta

Super Divisi     : Spermatophyta

Divisi               : Magnoliophyta

Kelas               : Magnoliopsida

Subkelas          : Rosidae

Ordo                : Sapindales

Famili              : Anacardiaceae

Genus              : Spondias

Spesies             : Spondias dulcis Forst.

 

 

2.2  Akar

Tumbuhan ini berakar tunggang dan berwarna coklat tua (Yustina,2011).

 

2.3  Batang

Tumbuhan ini mempunyai batang yang berkayu ( lignosus ) yang biasanya keras dan kuat karena sebagian besar terdiri dari kayu yang terdapat pada pohon dengan bentuk batangnya yang bulat ( teres ) dan tumbuh tegak, percabangan batangnya yaitu simpodial dimana batang pokoknya sukar untuk ditemukan karena dalam perkembangannya kalah cepat dan besar pertumbuhannya dibandingkan dengan cabangnya, permukaan batang halus dan berwarna putih kehijauan.

 

2.4 Daun

Tumbuhan ini termasuk ke dalam tanaman berdaun majemuk, bagian yang terlebar yang berada di tengah-tengah helaian daunnya berbentuk jorong ( ovalis ), pangkal daun runcing ( acutus ), ujung daun meruncing ( acuminatus ), warna daun hijau dengan panjang daunnya 5-8 cm dan lebar 3- 6 cm, dilihat dari arah tulang-tulang cabang yang besar pada helaian daun daun kedondong ini termasuk daun yang bertulang menyirip dengan jumlah anak daun yang gasal ( imparipinnatus ) dan anak daun yang berpasang-pasangan, tepi daunnya rata ( integer ), tata letak daun tersebar ( folia sparsa ), permukaan daun licin (laevis) dan mengkilat ( nitidus ).

 

 

2.5  Bunga

Tumbuhan ini termasuk bunga majemuk ( inflorescentia ), berbentuk malai ( panicula ) dimana ibu tangkainya mengadakan percabangan monopodial, panjang 24-40 cm, panjang kelopak bunganya ± 5 cm, jumlah benang sari delapan berwarna kuning, mahkota bunga berjumlah empat sampai lima, lanset, warna bunganya putih kekuningan.

 

 

                                                                                                                             (Yustine, 2012)

 

2.6    Buah

Berbuah buni ( bacca ) dimana buah ini mempunyai dinding lapisan luar yang tipis atau kaku seperti kulit dan lapisan dalam yang tebal, lunak, dan berair serta seringkali dimakan, berbentuk lonjong, buah sejati tungga yang berdaging, mempunyai diameter ± 5 cm dan berserat, warna buah hijau kekuningan dengan rata-rata beratnya ± 0,7-1 kg/buah, biasanya buahnya tumbuh dalam jumlah yang banyak.

 

(Anonim,2012)

 

2.7    Biji

Bijinya bulat dan berserat kasar, warna biji putih kekuningan.

 

2.8  Manfaat Tanaman Kedondong

Manfaat buah kedondong manis kultivar unggul dimakan dalam keadaan segar, tetapi sebagian buah matang diolah menjadi selai, jeli, dan sari buah. Buah yang direbus dan dikeringkan dapat disimpan untuk beberapa bulan. Buah mentahnya banyak digunakan dalam rujak dan sayur, serta untuk dibuat acar (sambal kedondong). Daun mudanya yang dikukus dijadikan lalapan. Buah dan daunnya juga dijadikan pakan ternak. Kayunya berwarna coklat muda dan mudah mengambang, tidak dapat digunakan kayu pertukangan, tetapi kadang-kadang dibuat perahu. Dikenal di berbagai pelosok dunia berbagai manfaat obat dari buah, daun, dan kulit batangnya, dan dari beberapa negara dilaporkan adanya pengobatan borok, kulit perih, dan luka bakar. Tiap 100 gram bagian buah yang dapat dimakan mengandung 60-85 gram air, 0,5-0,8 gram protein, 0,3-1,8 gram lemak, 8-10,5 gram sukrosa, 0,85 – 3,60 gram serat. Daging buahnya merupakan sumber vitamin C dan besi; buah yang belum matang mengandung pektin sekitar 10% (BPPT,2011).

 

 

 

 

BAB 3

PENUTUP

3.1 Simpulan

            Tanaman kedondong merupakan tanaman buah yang umumnya banyak sekali terdapat di seluruh daerah tropik. Tanaman ini berakar tunggang dan berwarna coklat tua. Tanaman ini mempunyai batang yang berkayu (lignosus), berbentuk bulat, arah tumbuh tegak dan bentuk percabangan batang simpodial. Tanaman kedondong memiliki daun dan bunga yang majemuk. Buah dari tanaman kedondong termasuk jenis buah buni. Bijinya bulat dan berserat kasar, warna biji putih kekuningan. Tanaman kedondong memiliki manfaat yang besar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Anonim. 2012. Buah Kedondong. http://3.bp.blogspot.com/-k2XRJ6ustOk/TiaBBcM05kI/AAAAAAAAARM/2_3ajsQK6cw/s1600/kedondong.jpg. 16 Desember 2012.

 

BPPT. 2011. Kedondong (Spondias dulcis Forst.). http://lc.bppt.go.id/ttg/Data/bididaya%20pertanian/buah/kedondong.pdf. 15 Desember 2012.

 

IPB. 2010. Kedondong. http://repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/33134/Bab%20II.Tinjauan%20Pustaka%20G07hin.pdf. 15 Desember 2012.

 

Plantamor. 2012. Klasifikasi Kedondong. http://www.plantamor.com/index.php?plant=1185.  17 Desember 2012.

 

Yustine. 2012. Morfologi Kedondong.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

About these ads

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: